
Sering sekali pasien bertanya, "Dok, kenapa gigi sakit tidak boleh dicabut?"
Beberapa dokter gigi berpendapat bahwa gigi yang sedang sakit tidak boleh dicabut karena dikhawatirkan akan menjadi sumber penyebaran infeksi. Oleh karena itu pencabutan seringkali ditunda dan pasien diresepkan obat-obatan antibiotik terlebih dulu (disebut premedikasi), setelah rasa sakit mereda baru gigi tersebut dicabut.
Gigi sudah berlubang besar (karies), apalagi disertai sakit yang sangat mengganggu,tidak bisa tidur, tidak bisa makan, dan berbagai macam keluhan lainnya, maka sebagian besar orang mungkin akan berpikir masalah akan selesai dengan datang ke dokter gigi dan meminta agar gigi tersebut dicabut saja. Atau jika sudah tidak sakit lagi ya dibiarkan saja, kan tidak ada keluhan apa-apa berarti gigi tersebut sudah sembuh. Namun sebetulnya tidak demikian.
Gigi yang berlubang akan menimbulkan sakit berdenyut kalau sudah mencapai ruang pulpa yang isinya adalah jaringan syaraf dan pembuluh darah. Bila tidak dirawat, infeksi bisa menyebar ke jaringan di bawah gigi dan menimbulkan abses. Abses berisi nanah, dan menyebabkan pembengkakan di gusi, atau pada kasus-kasus tertentu abses ini bisa besar sekali hingga pipi menjadi bengkak. Gigi yang sedang sakit dan mengalami abses tidak boleh langsung dicabut karena infeksi yang terjadi sedang dalam fase akut, biasanya disertai gejala demam. Rasa sakit dan abses harus diredakan dulu, dengan minum obat antibiotik menurut resep dokter. Pemberian antibiotik ditujukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya bakteremia (adanya bakteri dalam peredaran darah) dan difusi lokal sebagai akibat sekunder dari perawatan yang dilakukan. Menurut Peterson, sebenarnya fase akut bukan merupakan kontraindikasi pencabutan, namun sulitnya pasien membuka mulut cukup lebar saat adanya abses, dan sulitnya mencapai anestesi yang adekuatlah (rasa baal tidak tercapai dengan sempurna, sehingga pasien tetap merasa sakit)yang menyebabkan penundaan pencabutan gigi.
Minum obat penghilang rasa sakit yang dapat dibeli dengan mudah di toko obat atau apotik mungkin ampuh untuk mengusir rasa sakit yang menyiksa. Namun tidak menghilangkan infeksi yang terjadi pada gigi penyebab. Suatu saat rasa sakit mungkin akan timbul lagi, selama gigi penyebab tidak dirawat dengan tuntas.
(berbagai sumber)




